kau memang berkata untuk tetap bertahan dengan syarat meminta tinggal di ruang yang berbeda.
betapa senangnya hati ini waktu itu karna sebelumnya aku menyangka bahwa kau akan memilih untuk pergi dengan cara baik baik, akan tetapi ternyata kau memilih untuk tetap lanjut tinggal disini. dan semenjak itulah aku tidak lagi berfiikir yang macam macam tentangmu, akan tetapi disisi lain aku terkadang bertanya tanya apakah benar kau bisa bertahan hingga waktu untuk melebur kata aku dan kamu menjadi kita tiba.
ternyata takdir selalu memainkan pemainan ini dengan cara yang misterius dan lagi lagi aku di buat tak berdaya olehnya.
seperti yang telah terjadi sebelum sebelumnya, dengan hitungan waktu ternyata kau merubah hampir semuanya, tiba tiba kau seakan menghindariku, aku tak tau apa rencanamu kedepan sudah beberapa kali aku ingin meyakinkan bahwa aku benar benar ingin membuktikan perkataanku waktu itu. akan tetapi, sayang sekali tidak ada respon darimu walau sebait kata, aku sampai saat ini masih berfikir positif saja tentangmu
dengan harapan Allah mengubah hatimu seperti dulu waktu kita pertama dekat dan akrab,
